Sponsors

Sabtu, 07 Desember 2013

ZTE Racer II Android Harga Spesifikasi

ZTE Racer II Android Harga Spesifikasi - Ponsel Android ini pertama kali dirilis ke pasaran pada tahun 2011 lalu. Namun sampai saat ini ponsel buatan vendor asal Cina ini masih menjadi salah satu alternatif bagi mereka yang mencari ponsel Android dengan harga yang relatif murah. ZTE Racer II merupakan penerus dari ZTE Racer yang telah diluncurkan sejak tahun 2010 lalu. Selain di Indonesia ponsel ZTE Android ini juga cukup diminati di banyak negara, seperti India, Thailand, dan bahkan hingga ke beberapa negara di Eropa. Hal ini disebabkan karena meskipun ponsel android ini dijual pada harga murah, teknologi yang diusung ponsel ini cukup memuaskan.



ZTE Racer II Android Harga Spesifikasi




ZTE Racer II sudah mendukung jaringan 3G. Ponsel ini support terhadap jaringan GSM 900 / 1800 / 1900 untuk 2G dan HSDPA 900 / 2100 untuk 3G. Dengan jaringan tersebut pengguna dapat melakukan transfer data hingga kecepatan 7.2 Mbps. Selain jaringan HSDPA, konektivitas terhadap internet dapat dilakukan juga dengan menggunakan WLAN. Ponsel ini memiliki perangkat Wi-Fi 802.11 b/g yang siap kita gunakan setiap saat saat berada di area hotspot.

ZTE Racer II memiliki desain yang terkesan sederhana namun cukup elegan. Sayangnya ponsel ini tergolong cukup tebal. Dimensi dari ponsel ini adalah panjang 104 mm, lebar 55.4mm, dan tebal 13.5 mm. Ukuran layar ponsel ini adalah 2.8 inch berjenis capacitive touchscreen. Ukuran resolusi layar 240 x 320 pixels dan pixel density yang dihasilkan berkisar 143 ppi. Memang spesifikasi layar ZTE Android ini kurang begitu meyakinkan, namun mengingat harga yang ditawarkan sepertinya hal ini cukup.

Dari sisi peforma ZTE Racer II Android ini ditopang oleh sebuah processor ARM 11 dengan clock 500 Mhz. Kemudian untuk kapasitas memori RAM ponsel Android ini sudah memiliki space hingga 512 Mb. Operating system yang digunakan masih berupa Android Froyo 2.2. Kami tidak dapat memastikan apakah ponsel ini dapat di-upgrade ke Android Gingerbread atau tidak. Secara keseluruhan peforma ZTE Android ini cukup baik dan responsif. Untuk spek kamera pun ponsel ini cukup oke. ZTE Android ini memiliki sebuah kamera beresolusi 3.15 MP yang sudah dilengkapi dengan fitur geo-tagging.

Spesifikasi ZTE Racer II Android

Jaringan
2G Network GSM 900 / 1800 / 1900
3G Network HSDPA 900 / 2100

Desain Fisik
Dimensions 104 x 55.4 x 13.5 mm
Weight 100 g

Layar
TFT capacitive touchscreen, 256K colors
Size 240 x 320 pixels, 2.8 inches (~143 ppi pixel density)

Android OS, v2.2 (Froyo)
Processor ARM 11 500 MHz

Kapasitas Memori
microSD, up to 32 GB
Internal 256 MB ROM, 512 MB RAM

Nada
Vibration; MP3, WAV ringtones
Loudspeaker Yes
3.5mm jack Yes

Koneksi Data
GPRS Yes
EDGE Yes
Speed HSDPA, 3.6 Mbps
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g
Bluetooth Yes, v2.1 with A2DP, EDR
NFC Optional
USB Yes, microUSB

Kamera
3.15 MP, 2048x1536 pixels
Features Geo-tagging

Fitur-fitur
Sensors Accelerometer, proximity, compass
Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, IM
Browser WAP 2.0/xHTML, HTML
Radio Stereo FM radio with RDS
GPS Yes, with A-GPS support
Java Yes, via Java MIDP emulator
Colors Black
- MP4/H.264/H.263 player
- MP3/WAV/eAAC+ player
- Organizer
- Document viewer
- Voice memo
- Predictive text input

Baterai
Standard battery, Li-Ion 1100 mAh

Screenshot:
ZTE Racer II Android

Harga ZTE Racer II Android

Ponsel Android ini ditawarkan pada kisaran harga Rp 999.000,- dan akan bersaing dengan beberapa ponsel merek lokal seperti Nexian Xplorer A712, Tabulet Sparta, S-Nexian Energy, atau Beyond Android B800. So, bagi sobat yang mencari ponsel Android dengan harga murah berkisar Rp 1 jutaan sekarang tersedia banyak sekali pilihan. Demikian review harga spesifikasi ZTE Racer II.
ReadMore...

Jumat, 06 Desember 2013

CANDI BAHAL III



CANDI BAHAL III




Candi Bahal II is located approximately 100 m from the road, but to reach the temple site Bahal third person to go through the path, paddy fields and residential population. There are many similarities between the temple and the second temple III Bahal other Bahal. Court of the same relative extent temple is also surrounded by a brick fence thickness and the same height. Gate to enter the yard is also located on the east side. Similarly, the main temple building Bahal III located in the center of the courtyard. Bahal Temple Gate III is more similar to Bahal I temple gate, because the stairs up to the gate located at the north and south. The stairs at the gate of the temple located in the eastern Bahal II.
In between the main building and there is also a gate-shaped platform foundation or square base measuring about 5 m2. The stairs up to the stage is made of red stone was found in the north and south.
The size and shape of the main building Bahal Temple III is very similar to the main temple building Bahal II. The entrance to the temple room is also located on the east.
There is no carving on the door frame, but all the coasters decorated walls carved with motifs like flowers. There is no fourth wall carvings at the temple. There is no fourth wall carvings at the temple.
Bahal II temple roof with a pyramid-shaped peak of four square. Similar to the temple roof Bahal II, but there is not a row of holes in the roof of this temple.
There are no makara headdress in front of the stairs up to the lobby on the surface mat, but there is a sculpture that is less obvious form in the cheek at the foot of the stairs.
In the north of the main building there is a piece of stone statues. Its a coaster shaped like lotus petals decorated with statues around it, similar to those found in Jago Temple and Temple Singasari in East Java. While other pieces look like the feet of a statue that was made in a standing position, because at the bottom of the shape of the foot, complete with his fingers.
 

Museum Bahal
Bahal Temple Museum is located opposite the checkpoint Bahal Temple I. The museum building is similar to building a regular house. In the museum stored various forms and types of parts Bahal temples are still unknown origin or its location, which for some reason, can not be returned to its original position.
In the museum pieces were also made reconstruction and arrangement of stones and bricks to reinvent the form, the structure and the location of the original. Pieces of stone found at three sites Bahal temple is generally part of a statue or decoration and is not generally ruins made of brick.


Among the objects are stored and undergo a process of reconstruction in the museum is a giant piece shaped statue in the standing position while carrying a mace. In addition, there are also a bunch of bricks that have holes, said to be the footprints of animals. Set of bricks was discovered in 2000 in the courtyard of the temple Bahal I. Many can be seen at the museum. Unfortunately the museum is not open regularly to the public. No officer can always be found. of the officers also found a lot of information that can be obtained.



(Translate Bahasa Indonesia)


CHANDI BAHAL III


Candi Bahal II terletak sekitar 100 m dari jalan, namun Untuk mencapai lokasi Candi Bahal III orang harus melalui jalan setapak, pematang sawah dan perumahan penduduk. Terdapat banyak kemiripan antara Candi Bahal III dan kedua candi Bahal lainnya. Pelataran candi yang luasnya relatif sama juga dikelilingi pagar batu bata dengan ketebalan dan ketinggian yang sama. Gerbang untuk masuk ke halaman juga terletak di sisi timur. Sama halnya dengan bangunan utama Candi Bahal III yang terletak di tengah pelataran. Gerbang Candi Bahal III lebih mirip dengan gerbang Candi Bahal I, karena tangga naik ke gerbang terletak  di sisi utara dan selatan. Tangga di gerbang Candi Bahal II terletak di timur.
Di antara bangunan utama dan pintu gerbang juga terdapat  fondasi atau panggung berbentuk  dasar bujur sangkar berukuran sekitar 5 m2. Tangga  naik ke panggung yang dibuat dari batu merah tersebut terdapat di utara dan selatan.
Ukuran dan bentuk bangunan utama Candi Bahal III sangat mirip  dengan bangunan utama Candi Bahal II. Pintu masuk ke ruangan dalam tubuh candi juga terletak di timur.
Tidak terdapat pahatan pada bingkai pintu, namun sepanjang dinding tatakan dihiasi pahatan dengan motif yang mirip  bunga. Tidak terdapat pahatan pada keempat sisi dinding tubuh candi. Tidak terdapat pahatan pada keempat sisi dinding tubuh candi.
Atap Candi Bahal II berbentuk limas  dengan puncak persegi empat. Mirip dengan atap Candi Bahal II, namun tidak terdapat deretan lobang pada atap candi ini. 
Tidak terdapat hiasan kepala makara di depan tangga naik ke selasar di permukaan tatakan, namun terdapat pahatan yang sudah kurang jelas bentuknya di pipi tangga di kaki candi.
Di utara bangunan utama terdapat batu  potongan arca. Yang sebuah berbentuk seperti tatakan patung dengan hiasan kelopak teratai di sekelilingnya, mirip dengan yang terdapat di Candi Jago maupun Candi Singasari di Jawa Timur.  Sedangkan potongan lainnya tampak seperti bagian kaki dari sebuah arca yang dibuat dalam posisi berdiri, karena di bagian bawah terdapat bentuk kaki, lengkap dengan jari-jarinya.
Museum Bahal
Museum Candi Bahal terletak di seberang pos penjagaan Candi Bahal I. Bangunan museum ini mirip dengan bangunan rumah biasa. Dalam museum tersimpan berbagai bentuk dan jenis bagian candi-candi Bahal yang masih belum diketahui letaknya semula atau, yang karena alasan tertentu, belum dapat dikembalikan ke tempatnya semula.
Di museum tersebut juga dilakukan rekonstruksi potongan dan susunan batu dan bata untuk menemukan kembali  bentuk, susunan dan letaknya semula. Potongan batu yang ditemukan di ketiga situs Candi Bahal umumnya merupakan bagian dari sebuah arca atau hiasan dan bukan merupakan reruntuhan bangunan yang umumnya terbuat dari batu bata.
Di antara objek yang tersimpan dan mengalami proses rekonstruksi di museum adalah potongan arca berbentuk raksasa dalam posisi berdiri sambil memanggul gada. Di samping itu juga terdapat sekumpulan batu bata yang memiliki lubang-lubang yang, konon merupakan jejak kaki binatang. Kumpulan batu bata ini ditemukan pada tahun 2000  di pelataran  Candi Bahal I.
Banyak yang dapat dilihat di museum ini. Sayang museum ini tidak dibuka secara rutin untuk umum. Tidak selalu ada petugas yang dapat ditemui. dari petugas yang ditemui juga tidak banyak  informasi yang bisa didapatkan.
 


 

ReadMore...

Cara Membagi Kecepatan Koneksi Internet

Internet Connection Sharing adalah hal yang di lakukan untuk membagi koneksi internet. Namun membagi koneksi internet ke beberapa komputer jelas menurunkan bandwidth yang kita terima dariInternet Service Provider (ISP) jika beberapa user secara bersamaan mengakses internet. Apalagi jika seseorang user sedang mendownload file yang cukup besar. Misalkan sebuah file torrent yang besarnya kira-kira 4,5 GB. Coba bayangkan jika satu koneksi internet kita bagi ke misalnya 15 PC dan semua pengguna PC tersebut sedang mendownload file yang besarnya 4,5 GB bisa lemot koneksi internet kita. Untuk itu, anda perlu  membatasi bandwith koneksi internet pada setiap komputer.



Untuk membatasi bandwith koneksi internet, lazimnya kita menggunakan sebuah software bandwidth management yang mungkin tidak gratis dan berharga cukup mahal. Namun ada sebuah cara membatasi bandwidth koneksi internet sebuah komputer tanpa menggunakan software pada sebuah jaringan lokal (LAN) kita. 

Berikut langkah-langkahnya:

1. Klik Start »» Run dan ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.
2. Pada jendela sisi sebelah kiri pilih Computer Configuration »» Administrative Template »» Network »» Qos Packet Scheduler



bandwidth limit client images


3. Kemudian di sisi jendela sebelah kanan double click Limit Reservable Bandwidth.

bandwidth limit client images

4. Pada jendela Limit Reservable Bandwidth tandai option Enable dan set Bandwidth limit menjadi 50 % atau nilai yang Anda inginkan. Semakin besar nilai yang Anda set maka semakin kecil bandwidth yang bisa digunakan komputer tersebut.
5. Setelah seting Anda anggap sesuai click tombol OK dan tutup jendela Group Policy.

bandwidth limit client images

Agar setingan berpengaruh pada client, silahkan restart komputer. Kemudian cobalah untuk melakukan test terhadap kecepatan koneksi internet pada komputer tersebut. Jika Anda rasa masih cepat atau terlalu lambat, rubahlah setingan dengan mengikuti langkah-langkah tadi. Kemudian rubah nilai pada Bandwidth Limit menjadi lebih besar atau kecil tergantung dari kecepatan yang Anda inginkan. Setelah setingan Anda anggap pas. Barulah set komputer-komputer lainnya pada jaringan dengan seting yang sama atau seting yang berbeda pada Bandwidth Limit. Tentu saja dengan langkah-langkah yang sama seperti seting diatas.
ReadMore...

Types of Writing


a.             Types of Writing
Brown (2004:220) explains types of writing. There are four categories of written performance that capture the range of written production are typically identified as follows.
1)             Imitative
 Imitative means to produce written language, the learner must attain skills in the fundamental basic tasks of writing letters, words, punctuation, and very brief sentences. It is a level at which learners are trying to master the mechanics of writing. At this stage, form is the primary if not exclusive focus, while context and meaning are secondary concern.
2)             Intensive
Beyond the fundamentals of imitative writing are skills in producing appropriate vocabulary within a context, collocations, idioms and correct grammatical features up to the length of a sentence. Meaning and context are some of importance in determining correctness and appropriateness, but most assessment tasks are more concerned with a focus on form.

3)             Responsive
Here, assessment tasks require learners to perform at a limited discourse level, connecting sentences into a paragraph and creating a logically connected sequence of two or three paragraphs. Form focused attention is mostly at the discourse level with a strong emphasis on context and meaning.
4)             Extensive
      It implies successful management of all the process and strategies of writing for all purposes. Writers focus on achieving a purpose, organizing and developing ideas logically, engaging in the process of multiple drafts to achieve a final product.
Since writing is a process of transferring ideas or thoughts which are transformed into written form which is contextually acceptable, difficulties are often faced by students. Teacher’s roles both to develop their own ideas and to facilitate them in conducting the steps of writing process are intended to ease students act in writing some writing performance such the types of writing explained above. Because the sample is senior high school students so it is hoped that they can write a text in the extensive category.


2.        Genres of Writing
The word genre comes from the French (and originally Latin) word for kind or class. The term is widely used in rhetoric, literary theory, media theory, and more recently linguistics, to refer to a distinctive type of text. (http://en.wikipedia.org)
Hyland (2002:17) states genres thus provide us with resources for getting things done in all areas of life. Teaching genres involves increasing learners’ awareness of the conventions of writing help them produce texts that seem well-formed and appropriate to readers. Texts are similar or different because of the sociocultural purposes they are intended to serve and the ways they are structured to achieve these. Genre theories assume that the organization of a text can be described in relation to others, and to the choices and constraints acting on the writer in a particular social context.
As students prepare to write, they need to think about the purpose of their writing. Setting the purpose for writing is important because purpose influences students’ decision to make about form. According to Educational Unit-Oriented Curriculum English Subject syllabus of senior high school, it is stated some genres of writing to be mastered by students, they are descriptive, narrative, recount, procedure, report, news item, exposition, spoof, explanation, discussion and review. According to Gerot and Wignel (1994:192), the use of the genres are:
a.         Spoof is to retell an event with humorous twist
b.        Recount is to retell events for the purpose of informing and entertaining
c.         Report is to describe the way things are, with reference to a range of natural, man- made, and social phenomenon in our environment.
d.        Analytical exposition is to persuade the reader or listener that something is the case.
e.         News item is to inform readers, listener or viewers about events of the day which are considered newsworthy or important.
f.         Anecdote is to share with others an account for unusual or amusing  incident.
g.        Narrative is to amuse, entertain and to deal with actual or vicarious experience in different ways, it deals with problematic events which lead to a crisis of turning points of some kinds, which in turn find a resolution.
h.        Procedure is to describe how something is accomplished through a sequence of action steps.
i.          Description is to describe a particular person, place or things.
j.          Hortatory exposition is to persuade the reader or listener that something should or should not be the case.
k.        Explanation is to explain the process involved in the formation or working of natural or socio cultural phenomena
l.          Discussion is to present two points of view about issue.
m.      Review is to critique an art of work or event for public audience.
Every genre has a number of characteristics and it has the specific purpose which makes it different from other genres. In this study, it is only focused on recount text.
3.        Recount Text
       Hyland (2002:99) states that Recounts ‘tell what happened’. The purpose of a recount text is to document a series of events and evaluate their significance in some way and to tell a sequence of events so that it entertains. So, recount text is a text that retells past events, usually in the order in which they happened. The function of a recount text is to inform or entertain the listeners or readers.
ReadMore...

Kamis, 05 Desember 2013

Taklukkan Diri Sendiri






Sahabat Hikmah...
Selama kita masih DIBODOHI oleh KEINGINAN-KEINGINAN,
Selama itu pula kita tidak akan mendapatkan kebahagiaan.

Kita harus mampu menaklukkan diri sendiri,
Dari perbuatan yang menghinakan menghinakan diri
Dari KEBANGGAAN SEMU dengan banyaknya harta


Musuh yang paling besar adalah diri kita sendiri
Benteng hitam yang paling kokoh adalah nafsu
Yang bersemayam di dalam dada ini

Taklukkan diri sendiri niscaya  akan dapat menaklukkan dunia
Perangi hawa nafsu niscaya akan mendapat kemenangan

Apabila syetan telah menggerogoti dada,
Memompa nafsu,
Menggerayangi kalbu,
Sehingga menjadi takut dan was-was dengan KEMISKINAN,
Maka segeralah berlindung kepada Sang Pencipta

“Dan jika kamu ditimpa suatu godaan syetan , maka berlindunglahkepada allah. Sesungguhnya allah maha mendengar dan maha mengetahui” (QS AL’Araaf (7) :200)

Tekan segala keinginan yang kurang bermanfaat;
Perteguh hati dengan perbuatan-perbuatan yang baik;
Dan benahi hati dari dendam kesumat, iri dan dengki
Hilangkan rasa bangga terhadap diri sendiri dan merendahkan orang lain.

Ketuklah pintu Rab-mu ketika marah, membenci sesuatu,
jiwa tergoncang dan jiwa labil..
Ikhlaskan dan bertawakkallah kepada-Nya

“...Dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat allah (zikrullah). ingatlah hanya dengan mengingat allah lah hati menjadi tentram (QS Ar-Ra’d (13) : 28)

Allah-lah mata air ketentraman batin.
Nafsu menjadi dingin dengan melakukan perintah-NYA
Mata menjadi sejuk dengan ber”tamu” kepada-NYA saat malam tiba;

Dengan bertakwa kepada-NYA
Keresahan berubah menjadi kesenangan.

Hanya dengan mengingat-NYA ,
Kita akan mampu menekan hawa nafsu, egoisme dan kecongkakan diri
dan berhenti dari kemaksiatan.

"Yaitu orang-orang yang apabila mereka berbuat dosa dan menganiaya diri mereka sendiri, mereka segera ingat Allah dan langsung memohon ampun atas dosa-dosanya dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa tersebut." ( QS Ali Imran : 135)

Dengan menaklukkan diri sendiri
Kita telah terbebas dari penjara kesengsaraan,
Telah terhindar dari jalan yang berlubang
Telah menyingkir dari badai yang menggulung,
Telah terbebas dari penyakit hati, dan
Telah lepas dari ikatan kita dengan syetan
Seperti camar yang menari diatas awan.
Ia jauh dari pemangsa
Dan berbahagia di lengkung indahnya pelangi.

Musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri.
Dia bagaikan tali tali rantai
Yang mengikat tawanan dengan kekuatan besinya.
Hanya dengan melepaskan diri darinya,
Hidup kita akan menjadi sentosa
Sebab tidak akan ada lagi yang mengikat kita
Untuk terbang menuju kebahagiaan hakiki.

Jadilah seperti mawar 
Jangan seperti benalu yang tidak berharga,
Jangan seperti debu yang tidak bernilai,
Jangan seperti batu yang terinjak-injak dijalanan.

Jadilah keras seperti intan
Yang bersemayam di persembunyiannya yang kokoh
Yang hanya keluar untuk sang Pemilik-Nya
Kemurnian intan selalu terjaga,
Kesejukan sinarnya melebihi embun pagi diujung daun
Lekukan wajahnya kian memancarkan ketenangan
Namun dia kokoh melebihi bebatuan....

Jangan sampai cahayamu padam
Karena sebuah bola api yang kecil
Karena seekor serangga yang haus,
Bola api dan serangga bukanlah halangan
Untuk tetap melebarkan sayap keindahanmu
Jangan sampai kesulitan hidup membuatmu menyerah!

Jika ingin hidup...
Maka kehidupan itu berada ditengah-tengah bahaya,
Maka kehidupan itu akan penuh dengan kesulitan
Janganlah menghindar darinya...
Atasilah kesulitan-kesulitan itu.
Kesulitan selalu merupakan berkah yang tersembunyi
Karena akan mendatangkan yang terbaik.

Tidak ada jalan lain yang harus kita lewati
Selain jalan menuju Rahmat-NYA.

Tidak ada pintu yang kita ketuk
Saat seluruh pintu manusia tertutup untuk kita,
Kecuali Pintu-Nya.

Tiada tali yang kuat tuk tempat bergantung
Selain tali-NYA

Dan tidak ada karunia yang kita harapkan,
Kecuali karuniaNYA

YA Allah ..
Ya Rahman ...
Ya Rahim...
Ya Tuhan kami..
Hati kami telah lelah,
Tenaga kami telah terkuras
Airmata telah melelehkan semangat kami,
Langkah kamipun telah gontai
Dan bumi tempat kami berpijakpun telah bergoyang.

Ya Allah yang sinar-Mu memenuhi Timur dan Barat,
Terangilah pula kiranya hati kami 
Dan bersihkan airmata kami dengan kesabaran dan ketenangan
Angkatlah Hijab kesulitan yang membuat airmata kami menetes
Lupakanlah ingatan kami akan awan hitam yang melekat
Dan ringankanlah langkah kami yang gontai ...
Menuju ampunan dan keridloan-Mu

Ya Allah sempurnakanlah sinar-Mu
Tunjukilah dan bimbinglah kami,
Besarlah rasa maaf-Mu,
Maafkanlah dosa-dosa kami
Hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami
Bagi-Mulah segala puja dan puji....


Bulan Cahaya
ReadMore...

Rabu, 04 Desember 2013

Konsumsi Ikan untuk mengurangi resiko gangguan penglihatan

Wowgi - Banyak anggapan bahwa mengonsumsi ikan dapat membuat otak menjadi lebih pintar. Namun ternyata manfaatnya tidak hanya itu saja, ikan juga bisa mengurangi risiko kehilangan penglihatan bagi wanita.


Dikutip dari Times of India, wanita yang secara teratur mengkonsumsi ikan dan asam lemak omega-3 memiliki risiko yang sangat rendah untuk terkena degenerasi makula yang terkait usia (Age-related Macular Degeneration). Penyakit tersebut adalah penyakit yang dihubungkan dengan penuaan secara berangsur-angsur sehingga merusak penglihatan tengah yang tajam.

Peneliti dari Brigham dan Womens Hospital dan Harvard Medical School di Boston mengumpulkan data dari 38.022 wanita yang belum pernah didiagnosa menderita AMD. Data tersebut berisi kebiasaan makan mereka, termasuk asupan omega-3 dan asam lema omega-6, dan meneliti kesehatan mata mereka selama 10 tahun terakhir.

Hasil dari penelitian itu mengatakan bahwa wanita yang mengkonsumsi omega-3 asam lemak paling banyak memiliki risiko lebih rendah terkena AMD dibandingkan dengan wanita yang memakan sedikit. Memakan sebanyak satu atau lebih porsi ikan dalam seminggu dapat mengurangi risiko AMD hingga 42 persen bila dibandingkan memakan satu porsi dalam sebulan.

"Menurunnya risiko AMD ini juga bisa disebabkan karena mengonsumsi ikan tuna kaleng dan daging berwarna gelap," ujar pemimpin penulis William G. Christen.

artikel terkait:
varises dan penyembuhannya
manfaat acang almond untuk otot
tips sederhana untuk tingkatkan kesehatan
gangguan tidur dapat menyebabkan stroke
ReadMore...