Sponsors
Tampilkan postingan dengan label 8. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 8. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 Januari 2014
8 Tanda Hubungan Anda Dalam Masalah
Salam semua,

Bila Anda menjumpai beberapa indikator di atas tampak pada pasangan ataupun Anda sendiri, maka bisa dikatakan hubungan Anda sedang megalami proses menuju keretakan, oleh karena itu, sedapat mungkin Anda berbicara kepada pasangan Anda perihal perubahan sikap atau perilakunya tersebut. Atau bila itu bersumber dari Anda, maka Anda harus membuat keputusan hubungan Anda mau dibawa ke mana.
ReadMore...

Keluarga sebagai suatu lembaga yang menyatukan dua individu yang kadang berbeda pandangan sering mengalami yang namanya friksi atau pertengkaran, sehingga suatu saat kondisi ini bila tidak tertangani secara serius, akan berubah menjadi suatu masalah besar bagi kelangsungan hubungan tersebut. Masalah dalam rumah tangga ada yang bisa diselesaikan dengan baik oleh Anda dan pasangan, namun juga terkadang karena saat tidak ditemukan adanya solusi lalu didiamkan begitu saja, akibatnya adalah hubungan Anda dengan pasangan menjadi tidak sehat atau bahkan menjadi retak. Hubungan retak bisa disebabkan bukan hanya karena kejadian sekali saja, namun merupakan tumpukan masalah yang dibiarkan berlarut-larut.
Sebenarnya masalah dalam rumah tangga bisa diidentifikasikan atau dikenali sejak kini, sehingga hubungan retak bisa dicegah jauh-jauh hari. Indikasi masalah rumah tangga dapat dilihat lewat 8 indikator yang Anda jadikan sebagai pengenal bahwa hubungan Anda dalam masalah :
- Salah satu Anda atau pasangan telah menunjukkan keenganan berbicara satu sama lain, yaitu berbicara seperlunya saja, atau menjawab pertanyaan pasangan dengan nada datar tanpa ekspresi.
- Sudah tidak ada perhatian yang diberikan kepada pasangan, yaitu misalnya tidak peduli dengan hari-hari spesial pasangan, ultah penting bersama pasangan.
- Masa bodoh dengan apa yang dilakukan pasangan, yaitu tidak peduli sama sekali apa yang sedang dikerjakan pasangan, dengan siapa, dimana, dan lain sebagainya.
- Pertengkaran sering timbul walaupun hanya dikarenakan masalah kecil atau sepele. Kelima, tidak ada lagi kata sayang atau kata-kata mesra lainnya diberikan kepada pasangan.
- Jarang atau tidak pernah memberitahukan alasan mengapa pulang terlambat dari tempat kerja, apakah karena lembur di kantor, menjamu customer atau dijamu suplier ataupun meeting yang diadakan lepas jam kantor.
- Sering menghabiskan waktu di luar dengan teman-teman dibandingkan dengan keluarga, yaitu terbaca bahwa pasangan lebih suka jalan-jalan di luar bersama temannya.
- Suka menjelekkan perilaku buruk pasangan di depan teman-temannya, sehingga membuat malu pasangannya tersebut.
- Terdapatnya sms bernada mesra di handphone pasangan yang dikirim oleh seseorang lawan jenis pasangan.
Bila Anda menjumpai beberapa indikator di atas tampak pada pasangan ataupun Anda sendiri, maka bisa dikatakan hubungan Anda sedang megalami proses menuju keretakan, oleh karena itu, sedapat mungkin Anda berbicara kepada pasangan Anda perihal perubahan sikap atau perilakunya tersebut. Atau bila itu bersumber dari Anda, maka Anda harus membuat keputusan hubungan Anda mau dibawa ke mana.
~sumber~
Jumat, 20 Desember 2013
Keji Lagi lagi! pemerkosaan di India 8 lelaki ditangkap
17 Jul 2013
New Delhi - Kes pemerkosaan kembali terjadi di India dan kali ini menimpa empat anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah. Delapan lelaki yang terlibat pemerkosaan ini telah ditangkap oleh Polis India.
Dikutip dari Asia One, Rabu 17/7//2013 , sekumpulan lelaki tersebut menceroboh masuk ke dalam asrama mangsa korban di wilayah Pakur, yang rata-rata masih berusia 12-14 tahun. Dengan bersenjatakan pisau, mereka menculik anak-anak perempuan ini pada 14/7 malam waktu setempat.
Polis setempat memberitahu, semua mangsa kemudian dibawa ke sebuah hutan di wilayah Jharkhand, kemudian terjadilah tindak penganiayaan dan pemerkosaan ini.
"Kami telah melakukan penangkapan terhadap para pelaku dan kini sedang menyiasat delapan tersangka dalam kes ini," Kata Inspektor Polis YS Ramesh.
"Anak-anak ini terkejut dan ketakutan setelah insiden ini," tambahnya.
Dalam kes ini, Pengetua Sekolah dan guru yang juga tinggal di kompleks asrama yang sama dikurung dan dikunci para pelaku dalam ruangan masing-masing. Para pelaku memasuki asrama yang dihuni pelajar perempuan dan menculik empat pelajar di antaranya.
Hasil pemeriksaan kesihatan terhadap para korban menunjukkan bahawa anak-anak tersebut memang telah diperkosa oleh pelaku-pelaku tersebut.
Kes ini menambah panjang daftar kes pemerkosaan yang terjadi di India. Semenjak kes pemerkosaan maut yang membunuh seorang mahasiswi India pada Desember 2012 lalu, protes massa berlangsung di sejumlah wilayah India, bahkan hingga ke negara lain.
Pemerintah India didesak untuk memberlakukan hukum yang lebih berat bagi para pelaku pemerkosaan dan kekerasan terhadap wanita. Sejak beberapa waktu lalu, parlimen India telah meluluskan undang-undang yang mengenakan hukuman lebih berat bagi tindak pidana tersebut, termasuk hukuman minimum bagi pelaku pemerkosaan yang diperberat dua kali ganda hingga 20 tahun penjara.
Dikutip dari Asia One, Rabu 17/7//2013 , sekumpulan lelaki tersebut menceroboh masuk ke dalam asrama mangsa korban di wilayah Pakur, yang rata-rata masih berusia 12-14 tahun. Dengan bersenjatakan pisau, mereka menculik anak-anak perempuan ini pada 14/7 malam waktu setempat.
Polis setempat memberitahu, semua mangsa kemudian dibawa ke sebuah hutan di wilayah Jharkhand, kemudian terjadilah tindak penganiayaan dan pemerkosaan ini.
"Kami telah melakukan penangkapan terhadap para pelaku dan kini sedang menyiasat delapan tersangka dalam kes ini," Kata Inspektor Polis YS Ramesh.
"Anak-anak ini terkejut dan ketakutan setelah insiden ini," tambahnya.
Dalam kes ini, Pengetua Sekolah dan guru yang juga tinggal di kompleks asrama yang sama dikurung dan dikunci para pelaku dalam ruangan masing-masing. Para pelaku memasuki asrama yang dihuni pelajar perempuan dan menculik empat pelajar di antaranya.
Hasil pemeriksaan kesihatan terhadap para korban menunjukkan bahawa anak-anak tersebut memang telah diperkosa oleh pelaku-pelaku tersebut.
Kes ini menambah panjang daftar kes pemerkosaan yang terjadi di India. Semenjak kes pemerkosaan maut yang membunuh seorang mahasiswi India pada Desember 2012 lalu, protes massa berlangsung di sejumlah wilayah India, bahkan hingga ke negara lain.
Pemerintah India didesak untuk memberlakukan hukum yang lebih berat bagi para pelaku pemerkosaan dan kekerasan terhadap wanita. Sejak beberapa waktu lalu, parlimen India telah meluluskan undang-undang yang mengenakan hukuman lebih berat bagi tindak pidana tersebut, termasuk hukuman minimum bagi pelaku pemerkosaan yang diperberat dua kali ganda hingga 20 tahun penjara.
Langganan:
Postingan (Atom)